024. Pembalikan Medan Magnetik Bumi Desember 2012: Spekulasi Pseudosains!  

Oleh: Awang Harun Satyana

Magnetik-1

Teman2 GI, bila cukup peminatnya, pada Sabtu 8 Desember 2012 kita akan adakan ‘kelas sore’ di rumah Ridwan Hutagalung, Buah Batu Bandung. Tema yang dibahas adalah seperti judul di atas, yang terkait dengan isu “kiamat 21 Desember 2012”.

Berikut adalah tulisan terkait hal itu. Pseudosains itu nampaknya sains, dan akan membingungkan orang-orang yang kurang memahaminya, tetapi sebenarnya palsu bila dianalisis dengan tajam.

21 Desember 2012 adalah hari yang diramalkan akan kiamat oleh banyak buku (buku-buku “pseudosains” menurut hemat saya) yang mulai banyak dipublikasi di dunia, juga terjemahannya di Indonesia, sejak tahun 2005 lalu. Sebuah kutipan dari buku laris “Apocalypse 2012” (Lawrence Joseph, 2007, Broadway Publisher):

Apparently, on December 21st 2012, our planet will experience a powerful event. this event will originate deep within the core of our planet, forcing a catastrophic change in our protective magnetic field. Not only will we notice a rapid reduction in magnetic field strength, we’ll also see the magnetic poles rapidly reverse polarity (i.e. the north magnetic pole will be located over the South Pole and vice versa). So what does this mean to us? If we are to believe the doomsayers, we’ll be exposed to the vast quantities of radiation blasting from the Sun; with a reversing magnetic field comes a weakening in the Earth’s ability to deflect cosmic rays. Our armada of communication and military satellites will drop from orbit, adding to the chaos on the ground. There will be social unrest, warfare, famine and economic collapse. Without GPS, our airliners will also plough into the ground…

Berikut adalah argumen saya mengapa pernyataan Lawrence Joseph, Gregg Braden dll. para pendukung pembalikan medan magnetik Bumi yang menyebabkan kiamat Desember 2012 hanyalah pernyataan spekulasi pseudosains (sains palsu).
Pembalikan Medan Magnetik Bumi Tidak Bisa Diprediksi

Dari sejarah Bumi yang terekam dalam batuan berumur jutaan-milyaran tahun, yang diukur sifat paleomagnetiknya oleh para ahli geofisika dan geologi, diketahui bahwa Bumi memang secara berganti-ganti membalikkan medan magnetiknya (geomagnetic reversal) antara polaritas normal dan terbalik. Polaritas magnetik normal artinya kutub magnetik utara Bumi ada di sekitar kutub geografi utara Bumi, membuat jarum kompas menunjuk ke utara menuju kutub utara geografi. Polaritas magnetik terbalik artinya kutub magnetik utara Bumi ada di sekitar kutub geografi selatan Bumi, sedangkan kutub magnetik selatan ada di sekitar kutub geografi utara. Saat polaritas terbaik, jarum kompas akan menunjuk ke kutub selatan geografi.

Karena kutub-kutub magnetik ini akan menghasilkan garis-garis gaya magnetik di sekitarnya yang kita kenal sebagai medan magnetik, maka pada posisi polaritas normal, medan magnetiknya pun normal (garis gaya magnetik memancar dari utara Bumi ke selatan Bumi). Tetapi saat polaritasnya terbalik, medan magnetiknya pun akan terbalik (garis gaya magnetik memancar dari selatan ke utara Bumi karena kutub utara magnetik saat itu ada di selatan Bumi -garis gaya magnetik berjalan dari kutub utara magnetik menuju kutub selatan magnetik).

Batuan beku yang membeku dari magma dan mengandung sedikit atau banyak mineral-mineral yang bisa termagnetisasi, maka pada saat pemtukannya akan merekam medan magnetik yang saat itu tengah berlaku di Bumi. Dengan mengukur umur batuan dan karakter magnetiknya, maka para ahli paleomagnetisme (ilmu yang mempelajari sejarah magnetisme Bumi) dapat mengetahui sejarah pembalikan/normal medan magnetik yang pernah dialami Bumi.

Medan magnetik sekitar Bumi ini sampai ke lapisan atmosfer dan di sana membentuk lapisan magnetik yang disebut magnetosfer. Magnetosfer ini diyakini sebagai semacam perisai Bumi yang menangkap dan mengendalikan zarah-zarah bermuatan (partikel) berbahaya terutama berasal dari Matahari yang tersemburkan pada saat terjadi puncak badai Matahari (solar flares).

Bagaimana ceritanya sehingga ada pendapat bahwa pembalikan medan magnetik Bumi dapat menyebabkan kiamat ? Sebab, ada pendapat bahwa pada saat medan magnetik Bumi terbalik, medan magnetik Bumi akan sangat melemah bahkan menghilang, membuat magnetosfer hilang atau koyak di banyak tempat. Dalam keadaan “perisai magnetik” Bumi hilang atau koyak, maka zarah-zarah berbahaya dari luar angkasa akan menghujani Bumi, mengakhiri banyak kehidupan di Bumi. Kepunahan massa dalam sejarah Bumi pada beberapa periode diduga berhubungan dengan hal ini.

Meskipun pembalikan medan magnetik Bumi adalah suatu kepastian sebab Bumi telah mengalaminya berulang kali selama sejarahnya, tidak ada alasan ilmiah sama sekali bahwa pembalikan medan magnetik tersebut akan terjadi pada tahun 2012 apalagi pada suatu hari yang sudah diperhitungkan (21 Desember 2012). Penyebab pembalikan magnetik Bumi belum dapat dipahami oleh para ahli geomagnetik, apalagi dapat memprediksi kapan terjadinya sampai detail.

Data paleomagnetik batuan menunjukkan bahwa siklus/periode medan magnetik (normal atau terbalik) sama sekali tidak mempunyai siklus waktu tertentu, berkisar dari < 100.000 tahun sampai sekitar 40 juta tahun berdasarkan data paleomagnetik selama hampir 160 juta tahun terakhir (sejak Zaman Yura) (Lowrie, 1997). Saat ini, medan magnetik Bumi sedang normal sebab jarum kompas kita menunjukkan ke sebelah utara Bumi. Kondisi normal ini sudah berlangsung sejak 780.000 tahun yang lalu. Beberapa penulis mengatakan bahwa periode normal ini sudah terlalu lama, sehingga pembalikan akan segera terjadi. Ini hal yang tidak punya dasar ilmiah sebab periode polaritas bersifat acak, tidak bisa diprediksikan kapan berakhirnya periode tersebut.

Melihat kecenderungan pergeseran kutub magnetik berdasarkan data sejak tahun 1831-2001 (O’Neill, 2008), diketahui bahwa kutub magnetik utara masih di sekitar kutub geografi utara Bumi, dari tahun ke tahun bergerak makin ke utara-baratlaut di antara lintang utara 70-80⁰ dan 95-110⁰ bujur barat dengan kecepatan berkisar dari 10-40 km/tahun. Bila kutub magnetik utara harus segera terbalik menuju kutub selatan Bumi pada tahun 2012, sebagaimana pendapat para penulis apocalypse 2012, maka kecepatan berpindahnya kutub magnetik tersebut harus menjadi sekitar 4200 km/tahun -suatu hal yang tidak bernalar ilmiah.

Berdasarkan data rekaman paleomagnetik bahwa periode polaritas normal/terbalik bersifat acak dan posisi kutub magnetik utara selama hampir 200 tahun terakhir berpindah-pindah masih di sekitar kutub utara Bumi, maka pendapat bahwa pada tahun 2012 akan terjadi pembalikan medan magnetik Bumi adalah suatu spekulasi yang tidak punya dasar ilmiah dan tidak memperhatikan data paleomagnetik dan data magnetik saat ini.

Penelitian terbaru dari bidang astronomi, astrofisika dan fisika inti yang dilakukan oleh Universität München, Jerman dan Max‐Planck‐Institute for Plasma Physics, Jerman (Birk dkk., 2004) dalam makalah berjudul, “solar wind induced magnetic field around the unmagnetized Earth” bahkan menyimpulkan bahwa meskipun Bumi tidak punya magnetosfer atau sedang melemah daya magnetiknya akibat pembalikan medan magnetik, akan terjadi perisai magnetik lain yang diinduksi oleh angin Matahari (solar wind). Birk dkk. (2004) juga berkesimpulan bahwa kepunahan massa tidak pernah terjadi pada saat pembalikan medan magnetik Bumi.

Karena kemungkinan pembalikan medan magnetik Bumi pada tahun 2012 sangatlah kecil atau tidak mungkin secara ilmiah, maka kiamat pada Desember 2012 yang menggunakan mekanisme pembalikan medan magnetik bumi sebagai skenario, hanyalah sebuah spekulasi pseudosains.

“Kiamat Desember 2012” terkait mekanisme erupsi supervolcano Yellowstone atau mungkin juga berhubungan dengan sandi-sandi numerologi kebudayaan Maya akan saya bahas di kelas sore, kalau ada peminatnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s