036. 12,900 Years Ago: Impact Collision on Earth & Mass Extinction

Menambah tulisan mas Ma’rufin Sudibyo tentang impact benda2 luar angkasa atas Bumi, berikut tulisan saya lebih dari lima tahun yl, ditulis untuk diskusi di kalangan geosaintis, kebetulan mas Ma’rufin menyebut tulisan ini di postingnya. Semoga bermanfaat.

Penyebab kepunahan mammoth, binatang besar lainnya dan manusia zaman batu pada 13.000 tahun yang lalu (Ya -years ago) merupakan salah satu perdebatan seru dalam sains. Tiga penyebab kepunahan mammoth yang selama ini sering didiskusikan meliputi : perburuan yang berlebihan, perubahan iklim, dan munculnya virus yang mematikan.

Hasil penelitian tim riset internasional (Amerika, Belanda, Hongaria) yang baru-baru ini dipublikasi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (Agustus, 2007), Discover Magazine (Agustus, 2007), Jurnal Inside NAU-Northern Arizona University vol. 4, no. 37, 26 September 2007, dan liputan the National Geographic Channel (Minggu 7 Oktober 2007) mengemukakan faktor lain sebagai penyebab kepunahan massa pada ujung Zaman Es itu. Dalam tim tersebut terdapat dua geologist dari Northern Arizona University, Ted Bunch – profesor geologi dan peneliti NASA untukimpact craters, dan Jim Wittke – analis material geologi.
Bunch dan Wittke melaporkan bahwa penyebab kepunahan mammoth adalahsebuah komet atau objek ruang angkasa lain berdensitas rendah yang hendak menghantam Bumi tetapi meledak di lapisan atmosfer atas. Ledakan ini telah membakar dan gelombang kejutnya telah menekan makhluk hidup yang ada pada saat itu (binatang besar dan manusia), juga kemudian ledakan ini telah menyebabkan musim dingin – nuclear winter.

Extraterrestrial impact pada hampir 13.000 tahun yang lalu ini (tepatnya 12.900 tahun yang lalu) telah menyebabkan mass extinction pada ujung Zaman Es. Tak ada kawah benturan yang telah ditemukan akibat extraterrestrial impact ini. Para peneliti mengatakan bahwa komet tersebut berdiameter 4-5 km, meledak 60-100 km di atmosfer, menyebabkan kebakaran, massive shockwave, dan drastic cooling effect di hampir seluruh Amerika Utara dan Eropa Utara. Komet ini ketika mendekati Bumi terpecah-pecah menjadi beberapa bagian, kemudian masing-masing pecahannya meledak di berbagai tempat di atas kedua benua tersebut.

Bukti rentetan ledakan ini muncul dari lapisan jelaga (black mat) setebal 10 cm berumur 12.900 tahun yang kaya akan karbon yang muncul di seluruh Kanada, Greenland, dan Eropa, juga sampai ke California dan Carolina. Semua bukti tentang adanya mammoth, binatang besar lainnya, dan sisa2 peninggalan manusia dari kebudayaan Clovis ditemukan di bawah lapisan jelaga ini; tetapi fosil dan artefak ini menghilang begitu memasuki lapisan jelaga dan di atasnya. Kondisi ini telah menggiring para peneliti kepada kesimpulan bahwa Bumi pada 13.000 tahun yang lalu telah dibentur oleh sebuah objek extraterrestrial yang meninggalkan lapisan jelaga di mana-mana, dan benturan ini telah memunahkan sebagian besar makhluk hidup yang hidup pada Kala Plistosen. Pada ujung Kala Plistosen, wilayah benua2 sebelah utara dijelajahi oleh mammoth berbulu tebal bersama binatang besar lainnya (giant sloth, harimau bergigi pedang/saber-toothed cats), singa, tapir, unta, dan teratorn – elang dengan bentangan sayap selebar 5 meter. Manusia zaman batu hidup bersamaan dengan mereka.

Lapisan jelaga atau black mat ini terbentuk dengan cara terbendungnya air kemudian ditumbuhi ganggang yang kaya akan karbon, jelaga, dan sisa-sisa karbon dari bahan terbakar. Para peneliti telah menemukan banyak benda yang disebut fullerenes, yaitu benda bulat berkisi-kisi karbon sperti bola kaki, yang terbentuk oleh gelombang kejut di luar atmosfer Bumi. Terperangkap di dalam fullernes adalah konsentrasi isotop Helium-3 yang ukuran atomnya berkali-kali lebih besar daripada yang ditemukan di atmosfer Bumi. Lapisan black mat ini juga mengandung nanodiamonds, yaitu benda yang terbentuk di medium antarbintang di luar Tata Surya, atau oleh sebuah ledakan yang berdaya ledak tinggi. Bunch mengatakan bahwa kekuatan ledakan ini sekitar 10 juta megaton (bom hidrogen masa kini punya kekuatan 100-1000 megaton).

Ledakan ini diyakini telah mendestabilasi lapisan es luas Laurentide Ice Sheet yang sekarang merupakan sebagian besar wilayah Amerika Utara dan Kanada. Panas dari ledakan ini dan kebakaran masif di permukaan Bumi yang telah diakibatkannya telah meleburkan sebagian besar lapisan es ini, sehingga begitu banyak uap air yang masuk ke dalam atmosfer. Akibat langsungnya adalah terjadinya drastic cooling effect, yang menurunkan suhu sampai 8 derajat Celsius untuk 100 tahun berikutnya.

Catastrophic extraterrestrial impacts bukan barang baru. Kepunahan massa pada K-T boundary pada 65 juta tahun yang lalu yang memunahkan dinosaurus dan sekitar 85 % biomassa Bumi adalah akibat benturan asteroid besar di Tanjung Yucatan Mexico. Di bawah teluk Meksiko ditemukan kawah benturan asteroid ini, yang disebut kawah Chicxulub. Kejadian paling baru extraterrestrial impact yang dialami Bumi terjadi pada tahun 1908 ketika sebuah meteorit atau komet meledak dengan kekuatan 10-15 megaton di atas padang es Tunguska di Siberia yang menghancurkan jutaan pohon dalam kawasan seluas 800 mil2. Bagaimana kalau ledakan itu sedikit bergeser ke sebelah barat dan meledak di atas Moscow atau kota2 di Eropa Barat ?

NEO (nearly earth objects) yang berpotensi melakukanextraterrestrial impact mengancam Bumi setiap waktu. NEO terkini yang ditemukan Spaceguard UK pada awal Oktober ini adalah “2007 RR-9″ sebuah fragmen pecahan asteroid yang akan berada paling dekat dengan Bumi pada 6 November 2007 pada jarak 0.05 AU (satuan astronomik) atau sekitar 7.480.000 km.

Bukan makhluk ET (extra terrestrial) yang menakutkan itu yang menginspirasi banyak film science fiction, tetapi yang lebih menakutkan dan nyata adalah NEO yang melayang2 di sekitar Bumi dan bisa berpotensi melakukan benturan. Semua benda langit pernah mengalami benturan. Bumi pernah mengalaminya berkali-kali, pada masa yang akan datang pun tak ada jaminan bahwa Bumi tak akan dibentur lagi (the past is the key to the future).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s